Akhir tahun 2006 Aceh kembali dirudung bencana, kali ini menimpa kabupaten yang hampir berbatasan dengan propinsi Sumatera Utara. Banjir lumpur yang melanda seluruh wilayah Tamiang ini membuat kehidupan masyarakat setempat terpaksa mengungsi, rumah-rumah banyak yang hancur, sebahagian terendam lumpur. Kayu-kayu besar yang juga sumbangsih tangan-tangan manusia turut menghancurkan rumah penduduk tanpa kenal belas kasihan.
Kedatangan kali ini ke bumi tamiang masih dalam rangka emergency, memfasilitasi telekomunikasi disini adalah misi yang diusung sebagian kawan-kawan yang hadir disini. seperti biasa hari-hari kembali dihabiskan di depan komputer, mengirim berita, mencari link informasi terbaru, chating ampe update blog adalah sebagian rutinitas disini.
Media Center Airputih yang terletak di kantor DPRD Tamiang sempat beberapa kali di demo, tapi bukan mendemo aktifitas Airputih, melainkan tetangga kami yaitu "Para Dewan" yang terhormat.
Terjun kelapangan bersama relawan dari Ibu 4 Aceh adalah suatu hiburan tersendiri, Fadul, Brian dan "apoteker" bang Azis adalah staff mediknya Ibu 4 Aceh, Kak Imar, Ade, dan Bang "Sawi" Yono (Begitu kami memanggilnya adalah teman setia yang menemani kami berjalan ke desa-desa pedalama. Melihat kondisi lumpur yang menggenangi alas mobilnya Bang Yono pada hari-hari awal adalah hal yang paling lumrah. Kota Kuala Simpang sebentar saja berubah menjadi "Kuala Lumpur" yang sebenar-benarnya, debu-debu liar menjadi udara segar yang menghiasi pernafasan kita (jangan dibayangkan dech...) karuan saja semua orang pada berebut mencari masker, kalo emang ada urusan yang nga penting, mending nga usah keluar deh, bisa mandi debu jadinya.
Reuni bencana sempat terjadi juga disini, kembali bertemu beberapa teman-teman lama yang pernah bertemu di wilayah bencana sebelumnya dan sedikit cerita masa lalu adalah suatu kegiatan yang sedikit menghibur (dari pada tidur cepat).
Akhirnya setelah setahun, ada juga waktu luang tuk ngisi blog ini, peace..... moga Aceh ngak kena bencana lagi (saat aku sedang menulis ini, ada kabar wilayah Padang Tiji, Pidie sedang banjir..... :D)



